Kesimpulan Materi Implementasi Artificial Intelligence di Bidang Pendidikan

Berikut adalah kesimpulan yang saya dapatkan dari materi tentang Demokrasi di Era Digital :

Istilah artificial intelligence (AI) digunakan pertama kali pada tahun 1956 oleh John McCharty dari MIT (Massachusetts Institute of Technology). Menurut John McCarthy mengenai apa itu artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang dimaksud di sini merupakan proses memodelkan cara berpikir manusia dan mendesain suatu mesin agar dapat berperilaku layaknya manusia. Dan Kelakuan cerdas menurut Alan Turing didefenisikan sebagai kemampuan untuk mencapai performasi yang sama atau lebih dari performasi manusia pada umumnya dalam cognitive tasks (tugas-tugas yang membutuhkan pemahaman akan tugas tersebut).

AI sendiri berkerja dengan cara menggabungkan adanya sejumlah data, pengolahan yang berulang, serta algoritma cerdas. Hal ini justru memungkinkan perangkat lunak supaya dapat belajar dengan cara otomatis dari pola atau fitur yang ada dalam data. Ai juga bisa dikatakan sebuah bidang studi yang amat sangat luas. Cakupan teori, metode, teknologi dan sub bidang yang ada pada AI sangatlah banyak meliputi pembelajaraan mesin, jaringan neural, komputasi kognitif, visi komputer, kemudian pemprosesan bahasa secara ilmiah.

Adapun contoh beberapa robot dengan artificial intelligence yang digunakan dalam bidang
pendidikan yaitu :

1. Microbot memiliki 2 jenis ribot masing-masing Microbot Minimower
serta Microbot Teachmower.
2. Robot Hero-01 adalah robot yang diciptakan oleh Heath/Zenith dan bisa bergerak serta
dirancang secara khusus demi membantu mempelajari robot industri. Terdapat sejumlah sensor
yang ada pada Hero-01.
3. Rhino Robot XR-2 System Robot yang telah dibuat oleh Rhino Inc.

Perkembangan teknologi AI semakin pesat di era globalisasi saat ini, dan tidak bisa dihindari lagi
dan sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Tuntunan global menunut dunia pendidikan
untuk selalu dan menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap peningkatan mutu pendidikan
terutama penyesuaian teknologi informasi dan komunikasi terhadap dunia pendidikan khususnya
di dalam proses pembelajaran. 

Menurut H. Hamzah B.uno san Hj. Nina Lametenggo, (2011, 61)
dalam budiman (2017). Mengatakan bahwa kecenderungan pendidikan di indonesia di masa
mendatang sebagai berikut:
1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance
learning).
2. Sharing resource bersama antar pendidikan/latihan dalam sebuah jaringan perpustakaan
dan istrumen pendiikan lainnya (guru, laboraturiom) berubah fungsi menjadi sumber informasi
dari pada sekedar rak buku.
3. Dapat menghubungkan antar mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online,
mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan
sebagainnya.

Adapun yang dapat AI lakukan di bidang pendidikan adalah :
1. Pembelajaran yang lebih cerdas Pembelajaran dalam sistem AI ini merupakan pembelajaran yang dipersonalisasi sehinggga
meningkatkan pengalaman belajar siswa. 
2. Indentifikasi bila siswa tidak mengerti Kecerdasan AI bisa mengidenifikasi konsep seperti
apa yang tidak dipahami oleh siswa.
3. Menilai tugas Manfaat lain dari program AI yaitu menilai kedua pilihan ganda dan
pertanyaan dengan jawaban singkat.

Salah satu manfaat AI adalah terjadi pada masa pandemi sekarang ini adalah biasanya pembelajaraan dilakukan di dalam gedung kini bertansformasi ke dunia maya, tanpa harus bertemu dengan guru dan dilakukan secara daring yang bisa diakses dimanpun dan kapanpun. Hal ini bermanfaat agar pembelajaran akan terus tetap berlanjut tanpa beresiko terpapar dengan Covid19. Beberapa perusahaan teknologi telah menerapkan AI di antaranya Amazon, Microsoft, UNESCO hingga Google dan Pendiri Microsoft, Bill Gates juga merekomendasikan pemanfataan menggunakan AI di bidang pendidikan. Bahkan Bill Gates mengatakan bahkan AI akan memperbaiki pendidikan dalam banyak hal.




Nama : Alpan Nopebriyansyah
NPM : 50419576
Kelas : 2IA13


Share:

0 komentar:

Popular Posts

Mengenai Saya

Foto saya
Seseorang yang yakin bisa menggapai tujuan dan cita citanya dengan terus belajar dan berani memulai, karena tidak ada cara yang mudah untuk meraih kesuksesan selain bekerja keras dan tetap semangat dalam menggapainya.
Diberdayakan oleh Blogger.