Bermain game adalah sesuatu yang sangat menyenangkan saat ini, untuk mengisi waktu luang baik bersama teman keluarga atau seseorang yang sangat jauh dari kita. Sekarang ini game sudah bisa dimainkan di perangkat mobile seperti HP ataupun tablet. Game pun bermacam-macam jenisnya ada game balap, petualang, FPS, hingga MOBA. Umumnya produsen pengembang game berlomba-lomba membuat game semenarik mungkin untuk menarik minat semua orang. Mungkin sedikit orang yang tahu bagaimana sebuah game itu dibuat hingga bisa dimainkan dan dapat membuat emosi kita meledak saat kita kalah dalam permainan tersebut. Berikut adalah proses pembuatan game.
1. Penulisan naskah game
Dalam langkah ini yang bertugas adalah game Raider seperti halnya proses pembuatan film animasi langkah inilah yang sangat mempengaruhi game itu menarik dimainkan ataupun tidak. Dilangkah ini semua konsep pada game seperti level, misi, karakter, item yang tersembunyi atau apapun yang berkaitan dengan jalannya game akan dituliskan.
2. Pembuatan gambar karakter
Lanjut ke langkah ini, ini adalah langkah tugas dari game designer. Pada langkah ini semua perencanaan karakter pada game yang meliputi karakter, background dan semua yang berkaitan dengan gambar akan dibuat umumnya. Pada langkah ini akan diperlukan software edit gambar vektor seperti CorelDRAW. Adobe ilustrator atau yang lainnya. Untuk jenis game 2 dimensi dan akan menggunakan software seperti blender, 3D Max atau yang lainnya untuk memahat karakter 3 dimensi.
3. Pembuatan audio
Audio pada game merupakan sesuatu yang sangat berperan dalam menarik minat konsumen terhadap suatu game. Disinilah tugas seorang audio enginer untuk membuat suara pada game menjadi semenarik mungkin. Suara yang dibuat meliputi karakter pada game, background suara, efek gerak dan efek tertentu yang berkaitan dengan game yang akan dibuat. Umumnya suara itu dibuat dengan menggunakan software audio editing seperti alberton, FL Studio maupun q-base.
4. Memprogram game
Setelah dibuatnya naskah, penggambaran karakter dan dibuatnya efek audio maka seorang programmer game harus bertanggung jawab menyatukan semuanya dalam bentuk gerak kontrol visual dan reaksi suatu karakter pada game. Disinilah gambar yang tadi dibuat akan dijadikan gerak, diberi audio, diberi perintah control, diberi background hingga proses penyusunan level dan jalan cerita game akan dibuat disini. Umumnya game dibuat dengan menggunakan software game engine seperti unity3d, unreal Engine, game maker, constract atau yang lainnya dan menggunakan bahasa pemrograman yang umum seperti C#, Java. Python atau yang lainnya. Dalam proses ini target sistem operasi pada suatu game akan direncanakan. PAda tahap ini juga game yang memiliki basis online akan disusun servernya setelah prosesnya selesai maka game akan di render sesuai target sistem operasinya.
5. Mengetes game
Game yang sudah di render akan diuji coba kelayakannya dengan cara mencoba memainkan game dari awal hingga akhir permainan. Dalam proses ini, game tester akan menjelaskan apa saja yang perlu direvisi oleh programmer game seperti terjadinya bug, tingkat kesulitan yang tidak wajar dan apa saja yang perlu disempurnakan dalam game hingga mencapai tingkat kelayakan publikasi. Setelah dirasa layak maka game tester akan melanjutkan pada proses selanjutnya.
6. Mempublikasikan game
Setelah semua proses terpenuhi maka game akan dipublikasikan menurut target sistem operasinya. Ada game PC, Xbox, PlayStation, iOS, Android ataupun yang lainnya. Respon pasar inilah yang membuat produsen game untuk meningkatkan updatenya atau membuat serial yang berkelanjutan dengan game tersebut.
Begitu panjang dan rumit nya proses pembuatan suatu game. Maka dari itu, terkadang ada game yang di mana kita harus membelinya agar dapat memainkannya dikarenakan pembuatannya yang tidak mudah dan dibutuhkan modal yang tidak sedikit.

0 komentar:
Posting Komentar